OLEHKHASMALANG - Kaus adalah salah satu bentuk oleh-oleh
favorit bagi seseorang yang sedang berwisata ke suatu tempat. Kaus yang dibeli dari
lokasi wisata menjadi salah satu bukti bahwa seseorang sudah berkunjung ke
lokasi wisata tersebut.
Lebih dari itu, kaus juga menjadi buah tangan yang bisa
bertahan lebih lama dibanding oleh-oleh makanan.
Lewat kaus pula, diharapkan seseorang teringat dengan lokasi
dan pengalaman menyenangkan selama berada di lokasi wisata tersebut.
Si penerima oleh-oleh juga bangga ketika ia diberi kaus. Ia
akan bangga memakainya, apalagi kaus berkualitas bagus dan tulisannya elegan.
![]() |
| Kaus berbahan katun dari San Diego, California (foto: olehkhasmalang.com) |
(T-shirt is one
of the favorite souvenirs for someone who is traveling somewhere. T-shirts
purchased from tourist sites to be one proof that someone has visited the
tourist sites. Moreover, T-shirts are last longer than food. Through the T-shirt,
hopefully someone remembered the location and experience of fun while in the
tourist location. Someone also proud when he was given a T-shirt. He will be
proud to wear it.).
Lalu apa yang menjadi pertimbangan utama wisatawan ketika hendak membeli kaus di lokasi wisata? Tentu ini sangat subjektif dan beragam.
Lalu apa yang menjadi pertimbangan utama wisatawan ketika hendak membeli kaus di lokasi wisata? Tentu ini sangat subjektif dan beragam.
Tetapi yang paling umum dan sangat mendasar, kebanyakan
seseorang ingin membeli barang yang berkualitas bagus dengan harga paling
ekonomis. Ini mirip-mirip teori Philip Kotler.
Dengan asumsi sederhana itu- barang yang berkualitas bagus
dengan harga paling ekonomis- maka apa yang dijual oleh seorang pedagang di National
City, San Diego Amerika Serikat ini patut dijadikan contoh.
Lebih baik lagi kalau bisa ditiru oleh pedagang oleh-oleh berwujud
kaus di daerah Malang.
Pada akhir April 2018, kami menumpang berada di San Diego. Kala
itu menaiki kereta listrik Blue Line yang menuju ke arah Tijuana, perbatasan
Amerika bagian selatan dengan Mexico.
Kami turun di stasiun 8th Street. Setelah itu berjalan kaki
lumayan jauh. Padahal ada bus yang melintas di sana. Tetapi karena belum tahu,
kami memilih berjalan kaki.
Kami tiba di sebuah factory outlet (FO) dengan tulisan 10
for 5. Inilah tempat berbelanja kaus dengan harga USD 10 mendapatkan lima buah
kaus. Kurs April 2018 ini, taruhkan kita patok tinggi di angka Rp 14.000 per
USD.
Dari sisi harga, relatif murah untuk sebuah kaus. Cocok
untuk oleh-oleh. Kalau 5 buah kaus berharga USD 10, maka satu kaus hanya USD 2
setara Rp 28 ribu per buah. Tidak ada maksimal pembelian.
![]() |
| Kaus berbahan katun dari San Diego, California. (Foto: olehkhasmalang.com) |
Mari kita lihat kualitasnya. Ternyata dengan harga USD 2,
kualitasnya relatif bagus. Bahannya 100 persen katun. Kainnya ketika diraba
halus dan adem. Untuk sablonnya juga relatif oke, mirip-mirip karet. Jahitannya
pun rapi dan tidak asal. Nayris tidak ada potongan benang yang menjuntai atau
menempel.
Dengan harga dan kualitas seperti itu, maka kami menilai layak
untuk dijadikan oleh-oleh yang ramah di kantong dengan barang yang kualitas
setara harga.
Bagaimana dengan produk kaus oleh-oleh di Malang? Penulis
tidak ingin membandingkan. Penulis hanya ingin memaparkan fakta bahwa begitulah
wujud oleh-oleh kaus dari San Diego.
Bila ada yang baik dan bisa ditiru, itu bagus. Sehingga
wisatawan yang datang ke Malang dan Kota Batu bisa terpuaskan dari sisi harga
dan kualitas. Selamat berburu kaus yang diinginkan. (*)


