Menurut Dewani, produsen de Rosella Tea, tidak terlalu sulit melakukan budidaya tanaman Rosela (Hibiscus Sabdariffa). Hanya dibutuhkan lahan gembur, bibit, polybag, dan pupuk kompos.
Jarak panennya pun terbilang cepat, sekitar 4 bulan terhitung semenjak ditanam. Bibit Rosela dapat dibeli di Dinas Pengembangan dan Penelitian Departemen Pertanian dengan harga bibit sebesar Rp. 200 ribu/ ons. Atau di tempat saya dengan harga 150 ribu per ons. Isinya lebih kurang 3.300 biji.
Nantinya setiap pohon menghasilkan sedikitnya 2 Kg Rosela basah. Harga jual Rosela siap konsumsi (sudah dikeringkan) mampu menembus angka Rp. 200 ribu/kg. Tak heran, dengan lahan seluas 1 ha di desa Pasir Datar 4 Cikukulu, Sukabumi, Dewani mampu meraup omset penjualan hinggaRp 75 juta/bulan.

